Jangan sampai ketinggalan informasi terbaru, ikuti kami di Facebook sekarang

Ketika Waktu juga adalah Uang (Time Value of Money). Bayangkan jika kamu mendapat pesan ini: “Selamat! Kamu mendapat hadiah uang tunai sejumlah Rp150 juta. Ada dua pilihan pembayaran. Pertama, kamu bisa mendapatkan Rp150 juta sekarang juga. Kedua, kamu bisa mendapatkan Rp150 juta, namun 1 tahun kemudian ditambah dengan bonus 1 buah motor.” Mana yang lebih menguntungkan dan akan kamu pilih? Di sinilah peran time value of money!

Yuk, simak pengertian, rumus dan faktor-faktor yang mempengaruhi time value of money (TVM) dalam artikel berikut.

Pengertian Time Value of Money

Time value of money adalah konsep bahwa jumlah uang lebih berharga sekarang dibandingkan jumlah uang yang sama di masa depan. TVM adalah konsep dasar keuangan dengan mempertimbangkan penggunaan uang yang tersedia sekarang untuk investasi agar bisa bertumbuh ke depannya.

Contoh Time Value of Money

Untuk memudahkan kamu memahami konsep time value of money, mari kita kembali ke contoh sebelumnya pada pembukaan artikel ini.

Uang Rp150 juta sekarang jumlahnya sama saja dengan Rp150 juta di tahun depan. Oleh karena itu, jelas akan lebih menarik apabila kamu bisa mendapatkan 150 juta nanti karena akan ada bonus motor juga menanti.

Baca Juga:   Apa itu PDF: Sejarah dan Cara Membuatnya

Namun dalam konsep time value of money, uang 100 juta yang kamu peroleh sekarang dapat kamu investasikan dan menghasilkan bunga atau keuntungan yang setara atau bahkan lebih dari 1 buah motor. Selain itu, ada risiko kamu tidak jadi mendapatkan hadiah uang tunai tersebut di tahun depan karena satu dan lain hal. Oleh karena itu, dengan konsep time value of money, pilihan pertama akan lebih menarik.

6 Jenis Investasi Jangka Panjang agar Masa Depan Terjamin

6 Jenis Investasi Jangka Panjang agar Masa Depan Terjamin

Manfaat Time Value of Money

Manfaat time value of money adalah untuk membantu kamu menentukan pilihan yang lebih baik apabila diberikan pilihan kondisi untuk menerima atau membayar sesuatu di masa sekarang atau di masa mendatang, misalnya dalam konteks memberikan pinjaman atau membayar cicilan.

Namun sebagai catatan, uang yang kamu peroleh sekarang harus ditumbuhkan dengan berinvestasi pada instrumen yang sesuai, misalnya saham, deposito hingga crypto.

Apabila uang tersebut tidak diinvestasikan, maka nilainya tidak akan berkembang. Misalnya, jika kamu memiliki Rp100 juta namun hanya disimpan dalam bentuk cash, makanya nilainya akan berkurang atau teriris oleh inflasi. Dalam kondisi ini, konsep time value of money pun tidak berlaku lagi.

Kelebihan dan Kekurangan Time Value of Money

Terdapat berbagai jenis konsep ekonomi yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah time value of money. Namun seperti setiap konsep ekonomi pada umumnya, time value of money memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Kelebihan Time Value of Money

Dengan memahami konsep time value of money, seseorang jadi bisa lebih bijak dalam mengelola uangnya. Jadi saat memiliki uang tidak hanya ditabung dan dihabiskan saja, tapi juga diinvestasikan untuk masa depan.

Baca Juga:   Apa itu Google Local Guides dan Cara Daftarnya

Kekurangan Time Value of Money

Konsep time value of money yang sangat bergantung pada bunga juga memiliki kekurangan. Hal ini karena konsep ini hanya bisa mengkalkulasikan nilai uang di masa depan berdasarkan besar rata-rata bunga. Dalam kebanyakan kasus, investasi tidak memberikan bunga yang konstan, di antaranya investasi untuk aset saham dan crypto.

Rumus Time Value of Money

Rumus TVM adalah sebagai berikut.

FV=PV (1+ni) n×t

  • FV: nilai uang di masa depan
    PV: nilai uang sekarang
    i: rata-rata bunga
    n: jumlah gabungan periode per tahun
    t: jumlah tahun.

Faktor yang Mempengaruhi Time Value of Money

Time value of money terdiri dari dua faktor utama yang mempengaruhinya, yaitu biaya peluang dan suku bunga. Berikut ini adalah penjelasannya:

Biaya peluang adalah potensi yang hilang karena menghabiskan uang untuk sesuatu. Misalnya kita punya uang Rp30.000 digunakan untuk beli secangkir kopi. Memang kita dapat kopi. Tapi peluang untuk mendapatkan hal lain dari Rp30.000 itu sudah hilang.
Suku bunga sangat berpengaruh pada TVM. Karena kalau kita dapat uang sekarang, maka bisa diinvestasikan dan akan menghasilkan bunga yang meningkatkan nilai uang di masa depan.

Macam-Macam Metode Time Value of Money

Secara umum, terdapat tiga jenis metode time value of money yaitu metode periode tunggal, metode anuitas, dan metode bunga majemuk. Berikut penjelasan lengkapnya.

Metode Periode Tunggal

Berlaku saat investasi dilakukan satu kali. Jadi, tidak ada pembayaran yang dilakukan secara berulang.

Metode Anuitas

Merupakan metode menghitung TVM berdasarkan cicilan pembayaran atau penerimaan nilai uang yang tetap dalam jangka waktu tertentu. Biasanya dalam periode 1 tahun. Contohnya adalah investasi berjangka dan asuransi.

Baca Juga:   7 Cara Membuat Uang Bekerja untuk Kita

Metode Bunga Majemuk

Merupakan cara mengukur nilai uang dengan berdasarkan bunga per tahun. Metode ini juga bergantung dari inflasi, karena biasanya tiap tahun pasti terdapat inflasi. Menggunakan metode ini, dampak pengurangan nilai uang karena inflasi di masa mendatang bisa diperhitungkan.

Perbedaan Time Value of Money dan Economic Value of Time

Beda time value of money dan economic value of time adalah dari cara pandangnya. Dalam konsep time value of money, uang dianggap memiliki nilai waktu. Sementara dalam konsep economic value of time, waktu dianggap memiliki nilai ekonomi.

Perbedaaan TVM vs EVT dari berbagai aspek bisa kamu lihat selengkapnya dalam tabel berikut.

Referensi:

*Disclaimer: Konten ini hanya bertujuan untuk memperkaya pengetahuan pembaca. Segala aktivitas investasi dan trading crypto, NFT, dan aktivias lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

❤ Keep in touch with us!
Facebook: https://www.facebook.com/ineetmedia.id
Instagram: https://www.instagram.com/ineetmedia.id/
Telegram Channel: https://t.me/ineetmedia
Telegram Group: https://t.me/ineet_media