Jangan sampai ketinggalan informasi terbaru, ikuti kami di Facebook sekarang

Anonimitas adalah salah satu karakteristik yang penting di industri media sosial, psikologi dan blockhain hingga crypto. Apa itu anonimitas di dunia blockchain dan crypto? Mari kita bahas lebih lanjut.

Apa itu Anonimitas?

Secara umum, anonimitas artinya tak bernama. Anonimitas adalah kondisi di mana identitas seseorang sama sekali tidak diketahui, baik itu nama, alamat, dan detail lainnya. Anonimitas bisa diartikan positif, namun bisa juga negatif. Tergantung dengan bagaimana penggunaannya.

Contoh anonimitas yang positif adalah melindungi data diri seseorang agar tetap aman. Misalnya seperti dalam pemilihan umum, di mana data dan pilihan tiap individu tidak boleh diketahui agar tidak terjadi konflik. Contoh lainnya adalah saat mengumpulkan donasi, di mana seseorang lebih ingin tidak memberikan data diri agar privasinya lebih terlindung.

Tapi anonimitas bisa juga digunakan untuk hal-hal negatif. Misalnya anonimitas di situs-situs gelap di internet yang melanggar hukum. Agar aksi mereka tidak ketahuan, maka identitasnya disembunyikan. Hal ini biasa dijalankan oleh situs kriminal dan situs terlarang lainnya.

Prinsip Anonimitas

Prinsip anonimitas adalah menjaga data diri pribadi agar tetap tertutup dan tidak disebarluaskan ke pihak ketiga tanpa seizin si pemilik data. Tentu saja, data pribadi tetap bisa digunakan pada saat-saat yang sangat dibutuhkan. Namun hanya jika sudah mendapat persetujuan dari pemilik data. Jika data pribadi sampai digunakan tanpa persetujuan pemilik, maka ini sudah melanggar prinsip anonimitas.

Kelebihan dan Kekurangan Anonimitas

Di satu sisi, anonimitas mendorong orang untuk kehilangan kesadaran diri dan berpartisipasi dalam perilaku anti-normatif atau agresif.

Baca Juga:   Google vs Adblock: Tindakan Tegas Google di Chrome

Namun di sisi lain, anonimitas tetap bisa menjadi hal positif selama ditangani oleh orang yang yang baik dan memang berniat berbisnis secara adil. Masih banyak perusahaan besar di dunia crypto yang menyukai anonimitas. Salah satu alasannya adalah mereka jadi bisa menciptakan pasar yang lebih egaliter, alias tanpa pandang bulu. Tanpa perlu menilai latar belakang seseorang, selama pekerjaannya baik, semua orang jadi punya kesempatan yang sama.

Apa itu Anonimitas dalam Dunia Blockchain?

Apa itu Anonimitas dalam Dunia Blockchain?

Anonimitas dalam Dunia Blockchain

1. Anonimitas Pencipta Bitcoin

Salah satu mata uang crypto yang paling populer, Bitcoin dibuat secara anonimus oleh kreatornya, Satoshi Nakamoto. Nama kreator “Satoshi Nakamoto” sendiri hanyalah merupakan pseudonim atau nama samaran dari pembuat asli Bitcoin

2. Anonimitas Data Transaksi Blockchain

Sementara itu, blockchain pun menawarkan anonimitas di mana data transaksi yang dilakukan oleh pengguna blockchain bisa disamarkan, namun sambil tetap menyajikan transparansi data. Apa maksudnya?

Dalam hal ini, blockchain explorer seperti Etherscan atau Solscan menyajikan informasi lengkap mengenai segala transaksi yang terjadi di jaringan tersebut namun bukan dalam bentuk identitas asli (berupa nama) dari pemilik wallet crypto bersangkutan layaknya ketika kamu menggunakan rekening bank.

Referensi

  • Addin Maulana. Peran Anonimitas Dalam Perilaku Deindividuasi. Diakses 4 Oktober 2022
  • Siobhan Roberts. How Anonymous is Bitcoin, Really?. Diakses 4 Oktober 2022
  • Wikipedia. Anonymity. Diakses 4 Oktober 2022

❤ Keep in touch with us!
Facebook: https://www.facebook.com/ineetmedia.id
Instagram: https://www.instagram.com/ineetmedia.id/
Telegram Channel: https://t.me/ineetmedia
Telegram Group: https://t.me/ineet_media