Siapa yang tidak ingin keuangan di masa depan terjamin? Pasti sebagian besar orang menginginkan hal tersebut. Salah satu cara agar keuangan kamu lebih tertata dan bisa dijadikan pegangan di masa mendatang adalah dengan mencoba investasi jangka panjang. Sesuai namanya, modal yang ditanamkan pada jenis investasi ini hanya bisa dicairkan dalam kurun waktu tahunan.
Umumnya terdapat beberapa pilihan jangka waktu untuk mencairkan modal di investasi ini. Mulai dari 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun, dan seterusnya sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuat sebelumnya. Jenis investasi jangka panjang yang paling diminati saat ini yaitu saham, properti, dan logam mulia.

6 Jenis Investasi Jangka Panjang agar Masa Depan Terjamin
Daftar Isi
6 Jenis Investasi Jangka Panjang
Pada dasarnya aturan dan cara kerja investasi jangka panjang sama seperti investasi jangka pendek. Perbedaannya hanya pada risiko dan lama waktu pencairan modal yang digunakan. Pada investasi jangka panjang jenis tertentu risikonya terbilang lebih kecil. Adapun 6 jenis investasi jangka panjang yang harus kamu tahu adalah:
1. Investasi Saham
Seperti yang sudah disebutkan di atas jika investasi saham sedang tren saat ini. Mengapa saham sangat diminati? Sebab return yang ditawarkan cukup besar jika dilakukan dalam kurun waktu yang lama.
Selain itu para investor bisa menentukan saham dari perusahaan mana yang akan dibeli. Dengan begitu maka setiap orang punya kesempatan untuk memiliki saham di perusahaan besar. Namun kamu harus tetap berhati-hati dan selalu melihat grafik saham pada suatu perusahaan sebelum membelinya.
2. Investasi Dana Pensiun
Risiko yang kecil ditawarkan oleh jenis investasi dana pensiun. Cara investasi jangka panjang ini mungkin belum sepopuler yang lain. Namun sudah banyak investor yang mulai tertarik untuk mencobanya sebab jaminan hari tua yang ditawarkan.
Investasi dana pensiun akan memberikan return ketika usia kamu sudah tidak produktif lagi. Meski return tergolong kecil namun sepadan dengan risikonya yang kecil juga. Yang mana besar kecilnya keuntungan yang kamu peroleh tergantung total profit yang dihasilkan oleh perusahaan asuransi tersebut.
3. Investasi Reksadana
Reksadana merupakan jenis investasi jangka panjang yang melibatkan manajer investasi. Yang mana manajer investasi ini bertugas untuk mengumpulkan dana dari para investor. Kemudian dana tersebut disalurkan ke beberapa jenis instrumen investasi.
Jenis investasi jangka panjang ini cocok untuk kamu yang masih pemula sebab modal yang dibutuhkan sangat kecil. Bahkan kamu bisa mulai berinvestasi hanya dengan uang Rp. 10.000 saja. Sebelum memilih investasi reksadana, pastikan kamu tahu dulu jenis risiko yang ada di dalamnya.
4. Investasi Obligasi
Cara investasi jangka panjang berikutnya adalah obligasi. Yang mana jangka waktu yang ditawarkan pada investasi jenis ini adalah 2 sampai 3 tahun. Kamu akan mendapatkan surat utang yang berperan sebagai bukti transaksi antara kamu dengan pihak penerbit obligasi.
Risiko investasi jangka panjang ini sangat rendah karena dijamin oleh negara. Bahkan sampai saat ini belum ada kasus pembayaran komisi yang telat maupun gagal. Sehingga investasi obligasi sangat cocok digunakan oleh investor pemula.
5. Investasi Logam Mulia
Logam mulia atau emas menjadi salah satu jenis investasi jangka panjang yang ramai peminatnya. Ini karena nilai emas yang terbilang seimbang dan jarang sekali mengalami penurunan. Sehingga ketika emas dijual kembali beberapa tahun kemudian maka harganya akan naik.
Kamu bisa membeli emas secara resmi di PT. Antam maupun PT. Pegadaian Indonesia. Kedua lembaga ini melayani jual beli emas setiap hari dengan harga yang sudah ditetapkan. Investasi logam mulia termasuk jenis investasi jangka panjang dengan risiko rendah.
6. Investasi Properti
Selain emas, properti juga memiliki harga yang stabil bahkan cenderung naik dari waktu ke waktu. Inilah mengapa properti cocok dijadikan investasi jangka panjang karena keuntungan yang ditawarkannya. Namun jangan mencoba membeli properti dengan tujuan investasi jangka pendek, sebab kamu tidak akan mendapatkan untung namun justru bisa menderita kerugian.
Kamu bisa membeli sebidang tanah maupun beli rumah untuk kemudian kamu rawat dan biarkan terlebih dahulu. Lima sampai 10 tahun mendatang baru jual aset properti kamu setelah harganya naik.
Tips Sukses Investasi Jangka Panjang
Setelah mengetahui jenis investasi jangka panjang di atas, gunakan tips berikut ini agar mendapat keuntungan yang maksimal.
1. Jangan Taruh Modal di Satu Jenis Investasi
Kesalahan paling umum para investor pemula adalah menaruh semua modal mereka pada satu jenis investasi. Alhasil ketika instrumen saham tersebut turun harganya maka investor menderita kerugian. Oleh karena itu tanam modal yang kamu miliki setidaknya pada 2 jenis investasi.
2. Pahami Risiko dan Pilih Jenis Investasi yang Tepat
Jangan pernah mencoba terjun ke dunia investasi jika kamu belum paham sebelumnya. Hanya dengan niat maka modal yang kamu miliki bisa lenyap dalam sesaat. Kenali risiko pada setiap jenis investasi jangka panjang dan pilih mana yang paling menguntungkan di masa mendatang.
3. Tidak Mudah Putus Asa
Sudah menjadi rahasia umum jika risiko pada investasi jangka panjang tetap ada dan tidak bisa dihilangkan. Oleh karena itu ketika nantinya kamu mengalami kerugian maka tetap bangkit dan terus berusaha agar bisa mendapat keuntungan yang maksimal.
Penutup
Investasi merupakan cara memperoleh pendapatan pasif. Segala laporan performa di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Selalu berhati-hati dalam mengelola keuangan adalah bentuk kebijaksanaan kita untuk mencapai masa depan yang terjamin.
Referensi
- John Csiszar, 7 Best Long Term Investment To Consider. Diakses tanggal: 1 Oktober 2022.
- Investree, Inilah 6 Jenis Investasi Jangka Panjang, Wajib Tahu!. Diakses tanggal: 1 Oktober 2022.
- Seanest, Types of Long-Term Investments and the Best Options. Diakses tanggal: 1 Oktober 2022.
*Disclaimer: Konten ini hanya bertujuan untuk memperkaya pengetahuan pembaca. Segala aktivitas investasi dan trading crypto, NFT, dan aktivias lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
❤ Keep in touch with us!
Facebook: https://www.facebook.com/ineetmedia.id
Instagram: https://www.instagram.com/ineetmedia.id/
Telegram Channel: https://t.me/ineetmedia
Telegram Group: https://t.me/ineet_media
2 Responses
[…] peroleh sekarang harus ditumbuhkan dengan berinvestasi pada instrumen yang sesuai, misalnya saham, deposito hingga […]
[…] perusahaan memutuskan untuk mengakuisisi suatu aset tetap, maka biayanya haruslah dikapitalisasi selama masa manfaat aset tersebut, dan bukan hanya […]